Kondisi Santri
KONDISI SANTRI
Para santri yang belajar di Pondok Pesantren Islam Al-Mujahidin Surakarta tidak hanya berasal dari surakarta dan sekitarnya, namun mereka datang dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia dengan latar belakang yang sangat beragam. Para santri dan Alumni yang berjumlah kurang lebih 1.000 adalah terdiri dari santriwan (santri putra) yang berasal dari kalangan petani, nelayan, buruh, pedagang, pegawai negeri, TNI/Polri, swasta, pengusaha dan lain-lain.
Meskipun mereka datang dari berbagai latar belakang yang beraneka ragam namun di pesantren tetap menyatu dalam bingkai ukhuwah islamiyah. Suasana kehidupan santri di Pondok Pesantren Islam Al-Mujahidin Surakarta dalam kesehariannya selalu diupayakan untuk tetap mengedepankan kesetaraan, persamaan, kesederhanaan, dan keiklasan untuk bersama-sama belajar, beribadah, beramal, berprestasi dan berpacu untuk menyiapkan masa depan dengan meraih kemuliaan melalui jalan taqwa dalam rangka mencari ridla Allah Swt. Selain itu, para santri dalam kesehariannya dibiasakan untuk hidup mandiri dan tidak selalu menjadi beban bagi orang lain termasuk orang tua. Mereka juga dibiasakan untuk senantiasa berkorban, tolong menolong, memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta peka terhadap kondisi umat. Upaya-upaya tersebut merupakan wujud penanaman Panca Jiwa Pesantren kepada para santri yaitu Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Pengorbanan
ANEKA KEGIATAN SANTRI
Secara umum santri di Pondok Pesantren Islam Al-Mujahidin Surakarta mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Di luar KBM santri mengikuti berbagai kegiatan amaliyah (praktek) yang berfungsi untuk meneguhkan keilmuwan, menyalurkan, mengarahkan, dan memupuk minat bakat para santri. Diantara kegiatan itu adalah:
Imarotu`s Syu'unit Tholabah (IST) , yaitu sebuah wadah latihan para santri untuk berorganisasi, menjadi pemimpin, manajer serta mengembangkan kreativitas santri. Organisasi ini lahir dari sejak awal berdirinya pesantren
Santri Al Mujahidin Pecinta Alam (SAMUPALA) adalah organisasi diluar IST yang menangani santri pecinta alam dengan anggota seluruh santri diwajibkan untuk mengikutinya. Dalam perkembangan selanjutnya Samupala banyak dibutuhkan oleh masyarakat untuk pengamanan sipil dalam sebuah acara yang melibatkan massa banyak seperti pengamanan konggres, aksi-aksi/demontrasi, kegiatan tabligh akbar, dan lain-lain.
Muhawaroh, yaitu praktek percakapan bahasa asing (Arab dan Inggris) secara massal yang diselenggarakan setiap hari senin dan kamis pagi ba’da shubuh.
Tasji'ul Lughoh adalah pemberian kosa kata ataupun mufrodat di kelas maupun di kamar secara rutin dan berkala kepada para santri yang berfungsi untuk menambah kosa kata bahasa Arab dan bahasa Inggris serta mempraktekkan dan memgembangkan dalam bentuk jumlah mufidah (kalimat sempurna).
Muhadloroh, Latihan berpidato dalam tiga bahasa yaitu bahasa Arab, Inggris, Indonesia yang diadakan setiap Senin, Kamis sore setelah shalat ashar dan Kamis malam setelah shalat isya'.
Munaqosah, latihan berpidato yang di laksanakan setiap kamis malam setiap tiga pekan sekali untuk melatih kreatifitas santri dalam penjajagan wawasan maupun pengalaman ilmu yang sudah didapatkan
Munadhoroh, adalah Santri mempresentasikan sebuah makalah yang telah ditentukan oleh seorang pembimbing kemudian untuk di kupas dan di bahas dalam rangka sebagai pengembangan ilmu
Ta'limul Quro' adalah kegiatan santri yang berupa praktek mengajar dan memberi penerangan agama di tengah-tengah masyarakat dan dilaksanakan setiap habis shalat maghrib di masjid lingkungan pondok pesantren.
Pengajian Lepas Magrib merupakan siraman rohani yang diberikan oleh ustadz kepada para santri setelah sholat magrib sampai menjelang Isya' sesuai jadwal.
Pengajian Lepas Shubuh pembahasan tentang tafsir-tafsir Al Qur'an rutin setiap hari dalam rangka untuk siraman rohani yang diberikan oleh imam masjid sekaligus ustadz.
Kegiatan Halaqoh adalah kegiatan kelompok-kelompok kecil yang berjumlah kurang lebih 5-10 santri dengan seorang pembimbing diadakan secara berkala setiap pekan sekali untuk melakukan muhasabah ( instrupeksi diri ) baik dalam hal ilmu dan ibadah amaliyah. Kegiatan ini juga berfungsi untuk meyadarkan mengingatkan diri dari kealfaan sehingga para santri dan ustadz dapat meningkatkan ghirah bagi para santri dan ustadz dalam belajar dan beramal Islami.
Qiro'atul Qur'an, merupakan kegiatan rutin membaca Al-Qur'an yang diselenggarakan setelah subuh dan setelah magrib bagi yang tidak mendapat jadwal pengajian lepas magrib dan kajian kitab Sorogan yaitu santri mengkaji Kitab dengan bimbingan ustadz yang dilaksanakan setelah magrib.
Olah Raga yang meliputi; bela diri, hiking, camping, syiahah, bulu tangkis, tenis meja, catur, sepak bola, takraw, basket, gerak jalan, dll.
Fighting Club / Beladiri Kegiatan untuk melatih santri membela diri diajarkan teknik dasar ilmu dari pembimbing yang berpengalaman.
Soccer Club Kegiatan untuk menyalurkan Hobi bermain bola, latihan setiap hari jum'at dibimbing langsung oleh guru Olah Raga.
Seni Kaligrafi Setiap santri diajarkan menulis Arab yang baik dan benar dan juga indah ( Kaligrafi ), dengan menggunakan media kertas, kaca, dan kuningan Latihan Jurnalistik melalui pengelolaan majalah dinding (Mading ).
Aneka Kursus seperti : Tahsinul Qiro'ah; komputer, kaligrafi dan lain-lain.
Aktivitas yang ada di pondok baik formal maupun non formal dibuat jadwal rutin dan teratur dengan batasan-batasan waktu. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat Tabel Jadwal Rutin Kegiatan Santri sebagai berikut :
KEGIATAN HARIAN SANTRI
PONDOK PESANTREN ISLAM AL MUJAHIDIN
Banyuanyar, Banjarsari, Surakarta ( 0271 ) 717847
| NO | WAKTU | KEGIATAN |
| 1 | 04:00 – 04:30 | Bangun pagi dan persiapan sholat shubuh |
| 2 | 04:30 – 04:45 | Sholat shubuh berjamaah |
| 3 | 04:45 – 05:30 | Tausyiah, Qiroatul Qur’an, Tahfidz, dan Ta’lim |
| 4 | 05:30 – 06:00 | Olah raga dan MCK |
| 5 | 06:00 – 06:30 | Makan pagi / Breakfast |
| 6 | 07:00 – 11:45 | Masuk kelas ( KBM I ) |
| 7 | 11:45 – 12:15 | Sholat Dhuhur berjamaah |
| 8 | 12:15 – 13:00 | Masuk kelas ( KBM II ) |
| 9 | 13:00 – 13:30 | Makan siang / Lunch |
| 10 | 13:30 – 14:30 | Istirahat |
| 11 | 14:30 – 14:45 | Tahfidz dan Persiapan sholat Ashar berjamaah |
| 12 | 14:45 – 15:15 | Sholat Ashar berjamaah dan Pembacaan Al Hadits |
| 13 | 15:45 – 17:00 | Masuk kelas ( KBM III ) |
| 14 | 17:00 – 17:40 | MCK dan persiapan sholat Maghrib |
| 15 | 17:40 – 17:55 | Sholat maghrib berjamaah |
| 16 | 17:55 – 18:50 | Tausyiah, Qiro’atul Qur’an, dan Ta’lim |
| 17 | 18:50 – 19:15 | Shalat Isya’ berjamaah |
| 18 | 19:15 – 19:30 | Makan malam / Dinner |
| 19 | 19:30 – 21:30 | Belajar malam bersama (di kelas ) |
| 20 | 21:30 – 03:45 | Istirahat dan Sholat lail ( kecuali Haris Lail ) |
Catatan:
- Jadwal ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai waktu sholat di kota Surakarta dan Sekitarnya
- Pada hari Jum'at kegiatan belajar mengajar sekolah formal diliburkan
- Khusus Senin sore dan Kamis sore (setelah ashar) dan Kamis setelah isya' dilaksanakan muhadlarah dalam tiga bahasa.
MENU MAKAN SANTRI TAHUN AJARAN 2009/2010/1430H
| HARI | PAGI | SIANG | SORE |
| SABTU | Tumis kangkung + telur asin | Lodeh + tahu tempe | Sambal goreng tahu + kerupuk |
| AHAD | Urap + kerupuk | Bayam + tahu tempe | Sayur Jipan + kerupuk |
| SENIN | Telur goreng + sambal | puasa | Gule daun singkong + tempe |
| SELASA | Orak arik + kerupuk | Sop + tahu / tempe | Pecel + ba’wan |
| RABU | Oseng su’un + kerupuk | Kare + ba’wan | Tumpang + kerupuk |
| KAMIS | Ikan asin + sambal | puasa | Ayam / bandeng |
| JUM’AT | Tempe balado + kerupuk | Soto + tahu / tempe | Sayur sawi + tahu/peyek |
Catatan : Menu tambahan : Susu segar, buah, kolak/es buah.








0 Response to "Kondisi Santri"
Posting Komentar
silahkan beri komentar anda